GeoJSON untuk Peta Web: Sebuah Panduan
GeoJSON adalah format utama pertukaran geodata di web. Semua pustaka pemetaan populer — Leaflet, Mapbox GL JS, OpenLayers, deck.gl — mendukung GeoJSON secara native. Dengan osm2cdr.ru Anda dapat mengekspor area OpenStreetMap mana pun ke GeoJSON dalam hitungan detik.
Struktur GeoJSON
File GeoJSON adalah JSON biasa dengan objek bertipe FeatureCollection. Setiap Feature berisi geometri (titik, garis, poligon) dan properti (properties) — tag OpenStreetMap: nama, tipe objek, alamat, dan atribut lainnya.
Cara menghubungkan ke Leaflet
Cara termudah menampilkan GeoJSON pada peta web:
fetch('/data/moscow-buildings.geojson')
.then(r => r.json())
.then(data => L.geoJSON(data, {
style: { color: '#3388ff', weight: 1, fillOpacity: 0.3 }
}).addTo(map));
Penataan gaya berdasarkan properti
GeoJSON dari osm2cdr.ru mempertahankan tag OSM: highway, building, amenity, natural, dan lainnya. Ini memungkinkan penataan gaya objek berdasarkan tipe:
L.geoJSON(data, {
style: function(feature) {
if (feature.properties.building) return { color: '#e74c3c' };
if (feature.properties.natural === 'water') return { color: '#3498db' };
return { color: '#95a5a6' };
}
});
Optimasi untuk data besar
GeoJSON bekerja dengan sangat baik untuk area kecil dan menengah (hingga 50 km²). Untuk wilayah besar:
- GeoJSON-Seq — format streaming, file dimuat baris demi baris.
- PMTiles — format tile cloud-native dengan tampilan instan jutaan objek.
- Tile vektor — dimuat seiring navigasi pada peta.
Alat untuk bekerja dengan GeoJSON
- geojson.io — editor daring untuk melihat dan menyunting.
- Mapshaper — penyederhanaan geometri dan konversi.
- Turf.js — analisis spasial langsung di peramban.
- QGIS — GIS lengkap untuk pengolahan kompleks.